Jumat, 10 Oktober 2014

Contoh Bisnis Yang Tidak Beretika



Kasus Makanan berbahan zat kimia berbahaya:
Bisnis yang tidak beretika sudah tidak asing lagi bagi kita khusunya di Indonesia, banyak individu/sekelompok orang memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan keuntungan tanpa memperdulikan hak konsumennya dan biaya yang besar. Salah satunya yaitu makanan, banyak sekali sekelompok orang/individu yang menggunakan zat-zat kimia berbahaya pada makanan yang diproduksinya. Alasannya yaitu biaya produksi yang mahal dan tidak sesuai dengan keuntungan yang didapat, tentu ini sangat merugikan konsumen yang mengkonsumsinya. Contoh zat-zat kimia berbahaya yang terdapat pada makanan:  
  1. Boraks = digunakan untuk penyenyalan pada terstur bakso agar lebih kenyal.   
  2. Formalin  = digunakan untuk mengawetkan mie basah bisa tahan 2-3 hari dan memiliki warna lebih terang, tahu bisa tahan 2 hari dan tidak dikerubungi lalat dan ikan lebih awet dan tidak dikerubungi lalat.  
  3. Rhodamin-B = digunakan untuk minuman, permen, dan saos.  
  4. Methanyl Yellow = digunakan untuk agar-agar, manisan dan permen.
Dari zat-zat kimia tersebut tentu tidak digunakan untuk bahan makanan, tetapi zat-zat kimia tersebut disalah gunakan oleh sekelompok orang/individu kedalam makanan yang sering dikonsumsi banyak konsumen. Hal ini tentu tidak baik bagi kesehatan konsumen dalam jangka panjang, apalagi sering mengkonsumsinya. Sebagai konsumen kita dituntut untuk lebih teliti dalam memilih makanan yang dijual oleh pedagang. Bukan soal harga dan kualitas saja tetapi juga manfaat makanan tersebut bagi tubuh kita dalam jangka panjang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar