Jumat, 18 April 2014

Bahasa Indonesia 2#

Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan. Data bisa berujut suatu keadaan, gambar, suara, huruf, angka, matematika, bahasa ataupun simbol-simbol lainnya yang bisa kita gunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.

JENIS-JENIS DATA
Menurut Cara Memperolehnya :

  • Data Primer adalah secara langsung diambil dari objek / obyek penelitian oleh peneliti perorangan maupun organisasi. Contoh : Mewawancarai langsung penonton bioskop 21 untuk meneliti preferensi konsumen bioskop.
  • Data Sekunder adalah data yang didapat tidak secara langsung dari objek penelitian. Peneliti mendapatkan data yang sudah jadi yang dikumpulkan oleh pihak lain dengan berbagai cara atau metode baik secara komersial maupun non komersial. Contohnya adalah pada peneliti yang menggunakan data statistik hasil riset dari surat kabar atau majalah.


Data Berdasarkan Sumber Data :

  • Data Internal adalah data yang menggambarkan situasi dan kondisi pada suatu organisasi secara internal. Misal : data keuangan, data pegawai, data produksi, dsb.
  • Data Eksternal adalah data yang menggambarkan situasi serta kondisi yang ada di luarorganisasi. Contohnya adalah data jumlah penggunaan sua tu produk pada konsumen, tingkat preferensi pelanggan, persebaran penduduk, dan lain sebagainya.


Menurut Waktu Pengumpulannya :

  • Data Cross Section adalah data yang menunjukkan titik waktu tertentu. Contohnya laporan keuangan per 31 desember 2006, data pelanggan PT. Angin Ribut bulan mei 2004, dan lain sebagainya.
  • Data Time Series / Berkala adalah data yang datanya menggambarkan sesuatu dari waktu ke waktu atau periode secara historis. Contoh data time series adalah data perkembangan nilai tukar dollar amerika terhadap euro eropa dari tahun 2004 sampai 2006, jumlah pengikut jamaah nurdin m. top dan doktor azahari dari bulan ke bulan, dll.


Metode Pengumpulan Data
menurut ahli metode pengumpulan data berupa suatu pernyataan (statement) tentang sifat, keadaan, kegiatan tertentu dan sejenisnya. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian (Gulo, 2002 : 110)

Cara pembuatan kuesioner
Wawancara
Menurut Prabowo (1996) wawancara adalah metode pengmbilan data dengan cara menanyakan sesuatu kepada seseorang responden, caranya adalah dengan bercakap-cakap secara tatap muka.Pada penelitian ini wawancara akan dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara.

Observasi
Menurut Nawawi & Martini (1991) observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistimatik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian.

Macam-Macam Observasi
Observasi Partisipatif
• Peneliti mengamati apa yang dikerjakan orang, mendengarkan apa yang diucapkan dan berpartisipasi dalam aktivitas yang diteliti

Observasi Terus Terang atau Tersamar
• Peneliti berterus terang kepada narasumber bahwa ia sedang melakukan penelitian.

 Observasi tak Berstruktur
• Dilakukan dengan tidak Berstruktur karena fokus penelitian belum jelas

Angket atau kuesioner (questionnaire)
Angket atau kuesioner merupakan suatu teknik pengumpulan data secara tidak langsung (peneliti tidak langsung bertanya jawab dengan responden). Instrumen atau alat pengumpulan datanya juga disebut angket berisi sejumlah pertnyaan-pertanyaan yang harus dijawab atau direspon oleh responden. Responden mempunyai kebiasaan untuk memberikan jawaban atau respon sesuai dengan presepsinya.

Teknik Pengambilan Sampel
Sampel merupakan bagian dari populasi yang ingin diteliti; dipandang sebagai suatu pendugaan terhadap populasi, namun bukan populasi itu sendiri. Sampel dianggap sebagai perwakilan dari populasi yang hasilnya mewakili keseluruhan gejala yang diamati. Ukuran dan keragaman sampel menjadi penentu baik tidaknya sampel yang diambil.

1. Tipe Sampling
  a) Random Sampling
    Pengambilan sampel bila semua elemen populasi mempunyai peluang yang sama untuk terpilih.
    Random Sampling Terdiri dari :

  1. Sampling acak sederhana
  2. Sampling Sistematika
  3. Sampling Berstrata
  4. Sampling Klaster

  b) Non Random Sampling
    Pengambilan sampel dengan mempertimbangkan elemen populasi dan opini pribadi sehingga tidak semua elemen populasi mempunyai peluang yang sama untuk terpilih.
    Non Random Sampling terdiri dari :

  1. Convinience Sampling
  2. Judgmen Sampling
  3. Kuota Sampling
  4. Snowball Sampling


TEKNIK PEMBUATAN KUESIONER
Kuesioner adalah pertanyaan tertulis yang diberikan kepada responden untuk menjawab. Sebelumnya harus dipastikan kebenaran atas responden yang diteliti berdasarkan kriteria respondennya. Tujuan kuesioner adalah untuk memberikan tinjauan tentang ekspresi metafora dalam berbagai macam bahasa di dunia.

Jenis Pertanyaan dalam Kuesioner

  1. Pertanyaan Terbuka: pertanyaan yang memungkinkan responden memberikan jawaban sesuai dengan cara atau pendapatnya
  2. Pertanyaan Tertutup: responden tinggal memilih jawaban di antara pilihan yang sudah disediakan

Pembuatan Kuesioner yang baik:

  • Ada petunjuk jelas mengenai maksud diberikannya kuesioner
  • Ada petunjuk jelas mengenai cara pengisian kuesioner
  • Menggunakan kalimat yang mudah dimengerti dan tidak bias arti
  • Menghindari pertanyaan yang tidak jelas, tidak perlu dan tidak relevan
  • Menghindari pertanyaan yang sugestif, bernada menekan/mengancam dll
  • Menggunakan urutan pertanyaan yang logis dan sistematis
  • Merahasiakan identitas responden agar  responden obyektif dalam menjawab

Referensi
http://kuliah.dinus.ac.id/edi-nur/sb1-7.html
http://rizkiamaliafebriani.wordpress.com/2013/04/19/pengertian-cara-pengumpulan-dan-jenis-jenis-data-dan-sample/
http://belajarpsikologi.com/metode-pengumpulan-data/
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Sampel_(statistika)
http://kuesionerpenelitian.blogspot.com/?m=1
http://s1064363.wordpress.com/2008/11/05/teknik-pembuatan-kuesioner/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar