Selasa, 01 Mei 2012

Jenis-jenis Perubahan Sosial

Perubahan sosial merupakan suatu variasi cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan material, ideologi maupun adanya difusi atau penemuan-penemuan baru dalam masyarakat.
A. Berdasarkan Kecepatan Berlangsunya
    1. Perubahan Lambat (Evolusi)
        Perubahan secara lambat memerlukan waktu yang lama.
        Perubahan ini biasanya merupakan rentetan-rentetan
        perubahan kecil yang saling mengikuti.
    2. Perubahan Cepat (Revolusi)
        Merupakan perubahan sosial dan budaya yang berlangsung
        cepat serta menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan
        masyarakat.
            a) Harus ada keinginan kuat dari masyarakt banyak untuk
                mengadakan perubahan.
            b) Ada seorang pemimpin atau sekelompok orang yang
                mampu memimpin masyarakat untuk mengadakan
                perubahan.
            c) Harus ada momentum tepat untuk mengadakan revolusi.
B. Berdasarkan Ukuran Perubahan
    1. Perubahan Kecil
        Perubahan kecil adalah perubahan yang terjadi pada unsur-
        unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung.
    2. Perubahan Besar
        Perubahan besar adalah suatu perubahan yang berpengaruh
        terhadap masyarakat dan lembaga-lembaganya.
C. Berdasarkan Alasannya
    1. Perubahan yang Dikehendaki
        Merupakan perubahan yang diprakirakan atau direncanakan
        terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan
        perubahan dalam masyarakat.
    2. Perubahan yang Tidak Dikehendaki
        Merupakan perubahan yang terjadi di luar jangkauan
        pengawasan masyarakat. Perubahan ini menyebabkan
        timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan oleh
        masyarakat.
D. Berdasarkan Maju atau Mundurnya
    1. Perubahan sebagai suatu kemajuan (progress)
        Perubahan dipandang sebagai suatu kemajuan bila perubahan
        itu membawa kemajuan bagi masyarakat, membawa
        keuntungan bagi kehidupan masyarakat, dan memperolah
        kemudahan-kemudahan melalui perubahan yang terjadi.
        Contoh: a) Masuknya jaringan listrik
                     b) Penemuan alat-alat transportasi
                     c) Penemuan alat-alat komunikasi
    2. Perubahan sebagai suatu kemunduran (regress)
        Perubahana dipandang sebagai suatu kemunduran bila
        perubahan itu membawa pengaruh kurang menguntungkan
        bagi masyarakat sehubungan dengan bidang-bidang kehidupan
        tertentu. 
E. Berdasarkan Sifat Perubahan
    1. Perubahan Struktural
        Merupakan perubahan yang sangat mendasar sehingga
        menyebabkan timbulnya reorganisasi masyarakat.
        Contoh: perubahan sistem pemerintahan.
    2. Perubahan Proses
        Merupakan perubahan yang sifatnya tidak mendasar,
        hanya bersifat penyempurnaan dari perubahan sebelmnya.
        Contoh: perubahan kurikulum dalam pendidikan.
Sumber :
  Nurdien (Ed.) 1987. Perubahan Nilai-Nilai di Indonesia. Bandung : Penerbit Alumni.
  Soekanto, Soerjono. 1981. Memperkenalkan Sosiologi. Jakarta: Rajawali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar